Yang Murah Memang Lebih Susah

Kadang, saya mudah mengeluarkan uang sampai ratusan ribu untuk hal yang tidak penting-penting amat. Sebaliknya, untuk hal yang cukup penting, mengeluarkan beberapa ribu rupiah pun saya malas setengah mati.

Contohnya, mengurus KTP.

KTP saya sudah habis masa berlakunya sejak bulan April 2010 ini. Di kartunya tertulis, minimal harus diperpanjang 2 minggu sebelum masa berlakunya habis. Tapi sekarang, sudah hampir 6 bulan saya tidak juga memperpanjang atau membuat KTP baru. Alasannya: Malas mengeluarkan uang dan modar-mandir ke kantor kecamatan.

Padahal KTP itu kadang penting juga gunanya, seperti mengurus administrasi bank atau jadi senjata pamungkas waktu ada operasi yustisi. Mengurusnya pun tidak mahal, paling hanya menyetor uang rokok sekitar 20-30 ribu rupiah untuk petugas kelurahan dan kecamatan. Malah sebenarnya gratis, asal kita rela KTP kita prosesnya molor dari beberapa hari menjadi beberapa minggu.

Anehnya, saya masih tenang-tenang saja. Tidak merasa takut atau was-was pergi kemana-mana dengan hanya membawa KTP kadaluwarsa yang bahkan sudah tidak ada fotonya. Sebenarnya saya bisa menyisihkan sedikit uang dan waktu untuk mengurusnya. Hanya saja, saya malas kalau harus membayar. Saya malah  lebih memilih uang saya dipakai untuk makan fastfood daripada menyogok pegawai kelurahan. Hahaha..

Tolong bapak-ibu PNS kalau ada operasi yustisi jangan periksa saya ya.. *memohon dengan tampang memelas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s